Penelitian di Jurnal Nutrition and Cancer 2011 Tentang Manfaat Kentang

Kentang merupakan salah satu bahan makanan yang menjadi sumber karbohidrat. Jenis umbi-umbian ini seringkali digunakan sebagai makanan pengganti nasi yang paling mudah diolah. Kentang memiliki nama latin yaitu solanum tuberosum.


Umbi-umbian jenis ini memiliki kandungan lain selain kandungan karbohidrat, yaitu beberapa vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral yang ada pada umbi-umbian ini adalah kalsium, kalium, fosfor, dan juga vitamin C. 

Oleh karena itu, umbi-umbian ini tidak hanya enak dan mudah diolah saja, tetapi memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat umbi-umbian ini bagi kesehatan tubuh.

Mencegah Risiko Penyakit Kronis
Kentang memiliki banyak kandungan senyawa seperti senyawa flavonoid, asam fenolik dan juga karotenoid. Berbagai macam senyawa yang dimilki oleh umbi-umbian jenis ini dapat mencegah radikal masuk ke dalam tubuh. 

Radikal bebas yang menimbun di dalam tubuh dalam jangka waktu yang lama dapat merusak sel yang ada dalam tubuh Anda. Sehingga Anda bisa jadi memiliki kemungkinan mengalami beberapa penyakit kronis seperti kanker, diabetes dan jantung.

Melalui informasi menurut Jurnal Nutrition and Cancer 2011 menunjukkan jika seseorang yang mengkonsumsi makanan yang mengandung antioksidan akan terhindar dari beberapa risiko penyakit kronis. Karena antioksidan dapat menekan pertumbuhan sel kanker hati dan juga usus besar. 

Mengontrol Kadar Gula Darah
Bagi orang yang memiliki diabetes, mereka harus mengkonsumsi makanan dan juga karbohidrat yang rendah gula. Salah satu makanan yang baik bagi penderita diabetes adalah umbi-umbian jenis ini. Karena kentang memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu dapat mengontrol kadar gula darah. Sehingga umbi-umbian ini cocok dijadikan pengganti nasi putih bagi penderita diabetes.

Selain itu, umbi-umbian ini juga mengandung pati jenis pati resisten yang tidak mudah untuk diserap oleh tubuh sepenuhnya. Sehingga jenis pati ini biasanya masuk ke dalam usus besar dan menjadi nutrisi untuk bakteri baik yang ada di dalam usus besar. Riset juga menunjukkan jika pati resisten dapan memaksimalkan proses kerja insulin atau yang disebut sebagai hormon pengendali gula darah.

Bagi penderita diabetes tipe 2, mengkonsumsi makanan yang mengandung pati resisten dapay membuat gula darah mereka lebih stabil. Dan umbi-umbian jenis ini dapat Anda tambah tingkat pati resistennya dengan beberapa cara. 

Yaitu dengan cara menyimpan umbi yang sudah di rebus terlebih dahulu selama kurang lebih 24 jam di dalam lemari es. Lalu konsumsilah umbi tersebut dalam keadaan masig dingin keesokan harinya atau setelah 24 jam tersebut.

Membantu Sistem Pencernaan Berjalan Lancar
Pati resisten yang dikandung oleh umbi-umbian jenis ini dapat membantu Anda untuk mendapatkan sistem pencernaan agar bejalan lancar. Hal tersebut dikarena pati resisten yang menjadi makanan bakteri baik di bagian usus besar. Kemudian, bakteri tersebut mengubah pati resisten menjadi asam lemak dengan rantai pendek. 

Asam lemak dengan rantai pendek dapat mencegah terjadinya peradangan di bagian usus besar, mencegah kanker usus besar dan juga membuat pertahanan usus besar menjadi bagus. Selain itu, asam lemak dengan rantai pendek dapat membantu penyembuhan pada para penderita penyakit divertikulitis atau Crohn..

Tidak Mengandung Gluten (Gluten Free)
Umbi-umbian jenis ini termasuk salah satu makanan yang bebas dari kandung gluten atau kandungan jenis protein yang berasal dari biji-bijian. Sehingga makanan ini dapat dikonsumsi oleh orang yang mengalami masalah dalam mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten, seperti para penderita penyakit Celiac.

Bagaimana, menarik bukan manfaat mengkonsumsi umbi solanum tuberosum ini? Anda dapat mengolah umbi ini dengan mudah menjadi makanan pembuka, utama ataupun penutup. Demikian ulasan singkat mengenai manfaat kentang bagi kesehatan tubuh, semoga bermanfaat.